INDONESIARAYA.CO.ID – Proposal perdamaian yang diajukan Prabowo Subianto untuk menghentikan perang Rusia dan Ukraina dìserang buzzer.
“Para buzzer sibuk menyerang Pak Prabowo, karena dianggap tidak mampu berdiplomasi internasional,”
“Pertanyaannya, di mana letak ketidakmampuannya?,” kata Dedi, dalam sambungan telepon, di Purwakarta, Selasa, 6 Juni 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gibran ke Papua, PDI Perjuangan: Jangan Cuma Modal Gaya!
Pengunduran Dìrinya yang Tak Disetuǰui Presiden Prabowo Subianto, Ini Respons Kepala PCO Hasan Nasbi
Hadiah Hari Buruh, Presiden Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan dikutip media ini dari situs Antara News, sejumlah akun di media sosial justru mengomentari hal tersebut dengan nada nyinyir.
Mengenai proposal perdamaian itu, kata dia, sebenarnya tidak ada yang salah dari seorang negarawan untuk mengajak menghentikan konflik.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Mantan Wakil Menlu Dino Patti Djalal Tanggapi Saran Prabowo Subianto untuk Resolusi Konflik Rusia – Ukraina
Baca Juga:
Suarakan Dukungan ke Palestina, Presiden Prabowo Subianto Pidato Penuh Semangat di Parlemen Turki
Atas hal itu, Dedi mengaku mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan Prabowo.
Sebab hal tersebut adalah sebuah bentuk patriotik seorang putra bangsa yang bekerja secara nyata dan tak sekadar berkata-kata.
Menurutnya, jika Ukraina menolak hal tersebut tak menjadi soal sebab hal terpenting Prabowo telah menyampaikan gagasannya di forum internasional.
Prabowo minta peperangan harus segera dihentikan dan kembali hidup damai.
Baca Juga:
Sambut Bahagia Makan Bergizi Gratis, Warga Distrik Homeyo Papua Tengah:Terima Kasih Bapak Prabowo
Presiden Prabowo Subianto Sebut Tidak Ada Kemakmuran Tanpa Pemerintah yang Bersih dan Adil
Perwakilan Kerajaan Inggris Sambut Presiden Prabowo Subianto Saat Tiba di London
“Kita tahu bahwa gagasan dunia damai, dunia dibebaskan dari peperangan itu pasti akan merugikan beberapa pihak, yang setiap waktu memproduksi senjata untuk kepentingan berperang,” katanya.***














