Sempat Viral, Suami Lempar Istrinya ke Laut dari Atas Kapal di Bakauheni Akhirnya Ditangkap

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suami yang Lempar Istrinya ke Laut dari Atas Kapal Ditangkap. (Pixabay.com/adamtepl )

Suami yang Lempar Istrinya ke Laut dari Atas Kapal Ditangkap. (Pixabay.com/adamtepl )

INDONESIARAYA.CO.ID – Tayangan video seorang suami yang melempar istrinya sendiri ke laut ketika perjalanan dari atas kapal Shalem dari Merak menuju ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, viral di media sosial (medsos), beberapa hari terakhir.

Tampak video yang beredar detik-detik pria yang membuang istrinya terekam di CCTV milik kapal KMP Shalem.

Dalam video berdurasi sekitar 38 detik tersebut, awalnya seorang perempuan berjalan membawa tas jinjing akan duduk di atas kursi di dek kapal.

Selanjutnya, di belakangnya datang seorang pria memakai jaket langsung menggendong perempuan tersebut dan melemparnya ke laut.

Melihat kejadian tersebut, beberapa penumpang yang ada di area lokasi langsung mengamankan pelaku dan menyerahkan ke polisi.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP Ridho Rafika membenarkan peristiwa itu.

Menurutnya, kejadian tersebut Kamis 23 Februari 2023 sekitar pukul 05.15 WIB, di atas KMP Shalem milik PT Surya Timur Line.

Ridho melanjutkan, saat itu KMP Shalem dinakhodai Kapten Mukrim Arif bertolak dari Dermaga 2 Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.

“Saat KMP Shalem memasuki Pelabuhan Bakauheni, tiba-tiba satpam KMP Shalem bernama Siswoyo mendapat informasi ada penumpang kapal yang menjatuhkan istrinya ke laut,” beber Ridho, Jumat 24 Februari 2023.***

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Jurist Tan Mangkir Dari Panggilan Penyidikan Dugaan Korupsi Chromebook Nasional
UPI Dikritik Usai Gunakan Bahasa Inggris dalam Sumpah Rektor
Mengapa Edukasi Kesehatan Butuh Peran Komunitas?
Dokumen 1992 Jadi Senjata Aceh Rebut Empat Pulau
Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini
Kasus Dugaan Korupsi NTB Convention Center, Kajati Angkat Bicara Soal Peluang TGB Jadi Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:55 WIB

Jurist Tan Mangkir Dari Panggilan Penyidikan Dugaan Korupsi Chromebook Nasional

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:05 WIB

UPI Dikritik Usai Gunakan Bahasa Inggris dalam Sumpah Rektor

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:19 WIB

Mengapa Edukasi Kesehatan Butuh Peran Komunitas?

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB