INDONESIARAYA.CO.ID – Pemerintah Kota Pasuruan bersama Bulog melakukan operasi pasar di Kota Pasuruan.
Hal ini dilakukan untuk menekan harga beras di pasar yang mencapai Rp.12.000,- per Kg.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras saat ini.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media bagi Perusahaan di Era Kompetitif
Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena, harga beras di Kota Pasuruan sekarang mencapai Rp 12.000, dan pasar murah ini agar menekan harga beras tersebut harapanya bisa mencapai Rp. 9.450,-.karena harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium yaitu Rp9.450 per kg, “ ujar Yanuar
Sebanyak 11 (sebelas) Ton beras di distribusikan di Tiga Pasar Kota Pasuruan, yakni sebanyak 4 (empat) ton di Pasar Besar Pasuruan, Tiga (tiga) Ton Pasar Kebonagung, dan Tiga Ton Pasar Karangketuq. Beras yang di jual dengan harga murah ini, merupakan beras medium.
Total keseluruhan beras yang disalurkan adalah 11 ton.
Baca Juga:
Mafia Pupuk Menggembosi Sawah: Rp3,2 Triliun Melayang
Waktu Terbaik Memperluas Portofolio Saat Pasar Mengalami Koreksi
Menurut kepala Bulog Cabang Malang, Siane Dwi Agustina, beras ini akan dijual dengan harga Rp. 47.000,- per 5 kg.
Dan hanya pedagang pasar yang boleh membeli beras ini.
“Nanti, setiap pedagang yang menjual beras ini, ada spanduknya.”
“Ini kita lakukan untuk menstabilakn harga beras di pasaran,” jelasnya.***
Baca Juga:
CSA Index Juni 2025 Bukti Kepercayaan Pasar Menguat Meski Risiko Global Masih Ada
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis












