Airlangga Hartarto Sebut Komoditas Emas dan Nikel Jadi Incaran Investasi, Konflik Geopolitik Iran – Israel

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Facbook.com/@Airlangga Hartarto)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Facbook.com/@Airlangga Hartarto)

NUSRARAYA.COM – Beberapa komoditas berpotensi menjadi incaran untuk berinvestasi di tengah guncangan ekonomi dunia.

Akibat meletusnya konflik geopolitik Iran-Israel tersebut, misalnya emas dan nikel jadi incaran.

Emas merupakan safe haven investment karena nilainya tetap stabil walaupun ketidakpastian global semakin tinggi.

Sementara itu, harga nikel mengalami kenaikan menjadi sekitar 18 ribu dolar AS per ton.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hal tersebut di Jakarta, Selasa (16/4/2024).

Konflik terbaru antara Iran dan Israel dipicu oleh serangan terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April lalu.

Baca artikel lainnya di sini : Status Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara Naik ke Level Awas, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Iran kemudian melancarkan serangan balasan dengan menembakkan ratusan rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone) ke Israel pada Sabtu malam (13/4/2024) waktu setempat.

Airlangga berharap dengan terjaganya arus investasi serta berjalannya restrukturisasi ekonomi dengan baik.

Baca artikel lainnya di sini : Presiden Jokowi Minta Bangun Pabrik Manufaktur Apple di Indonesia, Bos Apple Beri Tanggapan Ini

Maka pertumbuhan ekonomi nasional dan penyelesaian PSN tahun ini tetap dapat mencapai target.

Walaupun terdapat berbagai tantangan perekonomian domestik maupun global.

“Dengan demikian, kita harus bekerja lebih keras karena dunia juga sedang tidak baik-baik saja,” ucapnya.

Pemerintah akan terus berupaya untuk melanjutkan restrukturisasi ekonomi.

Tujuannya agar dapat menjaga investasi demi meredam dampak gejolak geopolitik global yang kini semakin meruncing akibat konflik Iran-Israel.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa restrukturisasi tersebut dapat dilakukan dengan mengimplementasikan UU Cipta Kerja.

“Tentu kita harus menjaga agar arus investasi masuk kita tidak berkurang, maka secara konkret kita perlu melanjutkan restrukturisasi perekonomian,” ujar Airlangga Hartarto

Pemerintah juga mendorong pembangunan berbagai kawasan ekonomi khusus, menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional (PSN), serta mengurai hambatan perizinan investasi.***

Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional ekonomi & bisnis Infoekonomi.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Hello.id dan Hallobandung.com

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

 

Berita Terkait

BAIC FOTON eView Connect Resmi Meluncur di Thailand, Perkuat Ekosistem Logistik Hijau di Asia Tenggara
Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York
Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026
Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED
Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026
Pendapatan Lockton Meningkat Menjadi $4,5 Miliar Pada Tahun Fiskal 2026
Castrol Superbike Fest 2026 Satukan Lebih dari 2.300 Pengendara Motor di Asia Pasifik dalam Semangat “One Ride, One Connection”
Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:20 WIB

BAIC FOTON eView Connect Resmi Meluncur di Thailand, Perkuat Ekosistem Logistik Hijau di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:25 WIB

Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:47 WIB

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:26 WIB

Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB