Ke Negara India, BUMN PTPN IV Regional III Ekspor Sebanyak 14.499.067 Ton Minyak Sawit Mentah (CPO)

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTPN IV Regional III mengapalkan untuk ekspor sebanyak 14.499.067 ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). (Pixabay.com/Orientierungslust)

PTPN IV Regional III mengapalkan untuk ekspor sebanyak 14.499.067 ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). (Pixabay.com/Orientierungslust)

NUSRARAYA.COM  – PTPN IV Regional III mengapalkan untuk ekspor sebanyak 14.499.067 ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada Januari-Agustus 2024.

Perusahaan perkebunan sawit milik negara yang beroperasi di Provinsi Riau itu menyumbangkan devisa bagi negara mencapai 13,15 juta Dolar Amerika Serikat.

Atau setara Rp210,9 miliar dari tujuh kali ekspor yang dilaksanakan dari Pelabuhan Pelindo Dumai, Riau.

Direktur Pemasaran dan Komersial Ryanto Wisnuardhy menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Minggu (29/9/2024).

“Sepanjang tahun 2024 ini kita telah melakukan pengapalan CPO produksi PTPN IV Regional III sebanyak tujuh kali dari Riau menuju India.”

“Dengan total 14,499 juta ton CPO serta menghasilkan 13,15 juta US Dolar devisa bagi negara,” kata Ryanto Wisnuardhy.

Ekspor CPO ke Indìa Dilakukan Bertahap dengan Harga Pasar Interrnasional

Dikutip Sawitpost.com, Ryanto mejelaskan CPO perdana dan kedua dilaksanakan pada Maret 2024 lalu dengan total volume mencapai 3,5 juta ton CPO.

Dengan harga pasar internasional saat ini sebesar 932-942,5 Dolar AS per ton.

Pengiriman selanjutnya dilaksanakan dua kali pada bulan Mei 2024 dengan total 4 juta ton CPO dengan negara tujuan yang sama.

Pada bulan selanjutnya, perusahaan kembali melakukan pengapalan sebanyak dua kali dengan volume total mencapai 4 juta ton.

“Serta terakhir tepat pada hari kemerdekaan, 17 Agustus lalu dengan total 3 juta ton CPO,” ujarnya.

6 Persen untuk Ekspor, 94 Persen kami untuk Pangan dan Energi Nasional

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto menjelaskan bahwa kegiatan ekspor CPO ke berbagai negara dunia sebagai bagian untuk mendukung peningkatan devisa negara.

“Kami berharap dapat mengambil peran untuk mendorong peningkatan devisa negara melalui pengiriman CPO ke konsumen yang ada di India dan Eropa,” tuturnya.

Lebih jauh, meski menggarap pasar ekspor, Ruri mengatakan PTPN IV Regional III tetap mengedepankan pemenuhan kebutuhan CPO dalam negeri.

Dari total produksi CPO PTPN V yang mencapai 570.000 ton per tahun, hanya 6 persen yang dikirimkan ke luar negeri.

“Selebihnya 94 persen kami alokasikan untuk ketahanan pangan dan energi nasional,” ujarnya lagi.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infokumkm.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Topiktop.com dan Hellocianjur.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media bagi Perusahaan di Era Kompetitif
Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun
Mafia Pupuk Menggembosi Sawah: Rp3,2 Triliun Melayang
Waktu Terbaik Memperluas Portofolio Saat Pasar Mengalami Koreksi
Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Penjualan Terjun Bebas
CSA Index Juni 2025 Bukti Kepercayaan Pasar Menguat Meski Risiko Global Masih Ada
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:00 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:14 WIB

Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media bagi Perusahaan di Era Kompetitif

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun

Minggu, 13 Juli 2025 - 11:02 WIB

Mafia Pupuk Menggembosi Sawah: Rp3,2 Triliun Melayang

Senin, 7 Juli 2025 - 20:34 WIB

Waktu Terbaik Memperluas Portofolio Saat Pasar Mengalami Koreksi

Berita Terbaru