NUSRARAYA.COM – Calon presiden (capres) Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia akan tetap mempertahankan kebijakan luar negeri non blok dalam menghadapi dinamika global yang cepat berubah.
Hal itu ia sampaikan dalam acara ‘Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri’ yang digagas oleh Centre for Strategis and International Studies (CSIS) di Jakarta, Senin (13/11/2023).
“Sejak awal kemerdekaan, kami menerapkan politik luar negeri yang independen, berpedoman pada prinsip politik luar negeri non-blok.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Ramah Lingkungan dan Pajak Terjangkau, Ini Dia Kelebihan dan Tips Membeli Mobil Listrik!
Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tradisi politik luar negeri kami selalu non-blok, dan kami tidak menginginkan tergabung dalam blok geopolitik manapun,” katanya.
Prabowo Subianto menjelaskan, bahwa kebijakan ini dirancang oleh para pendiri bangsa dan merupakan cara terbaik yang diinginkan oleh rakyat Indonesia.
Baca artikel lainnya di sini : Survei Indikator Politik Sebut Elektabilitas Prabowo Subianto Terus Menguat Capai 40,6 Persen
Baca Juga:
Letusan Gunung Lewotobi Picu Hujan Abu dan Status Awas di Flores
Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Penjualan Terjun Bebas
Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini
Selain itu, kebijakan non blok sangat cocok untuk kepentingan Indonesia.
“Tradisi ini, saya berkomitmen untuk melanjutkan dan mempertahankannya, karena ini bukan hanya tradisi kami, tapi keinginan rakyat kami.”
“Lebih penting lagi, ini demi kepentingan nasional kita,” imbuhnya.
Baca artikel lainnya, di sini: Bursa Media Online Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas
***













