Wisatawan yang Tergulung Ombak di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Garut Masih dalam Pencarian

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IINDONESIARAYA.CO.ID – Aparat kepolisian dari Polsek Cikelet Polres Garut bersama Polairud masih melakukan pencarian terhadap wisatawan tergulung ombak laut.

Peristiwa wisatawan tergulung ombak terjadi di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu 26 April 2023 sore.

Kapolsek Cikelet AKP Usep Heryaman mengatakan, kejadian bermula saat dua korban bersama lima temannya berenang di pantai.

Baca konten menarik lainnya, di sini: Mochamad Iriawan akan Bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Soal Pilgub Jawa Barat 2024?

Usep mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, ketika itu, korban dan teman-temannya berenang menuju tengah.

Saat di tengah, lanjut Usep, korban dan teman-temannya seketika tergulung ombak.

“Salah satu dari mereka, R mencoba menolong F (17) dan MH (17) untuk ditarik ke bibir pantai,” katanya.

Namun, tambahnya, R yang tidak bisa berenang kesulitan menolong F dan MH yang sudah terseret arus.

R hanya mampu menolong rekan-rekannya yang masih di laut dangkal, untuk dibawa ke bibir pantai.

Akibatnya, F dan MH tenggelam terbawa arus ombak. Hingga berita ini dilaporkan, tim pencari belum menemukan keberadaan kedua korban.

Tim pencari terdiri dari aparat Polsek Cikelet, relawan, dan masyarakat setempat.

Mereka terus mencari keberadaan kedua korban.

“Kami akan terus menginformasikan perkembangan pencarian korban,” ujar Usep.

“Diimbau kepada pengunjung untuk tidak berenang di area yang terlarang dan terus berhati-hati untuk tidak berenang terlalu jauh”.

Kapolres Garut telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengawasan objek wisata lebih ketat. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. ***

Berita Terkait

Jurist Tan Mangkir Dari Panggilan Penyidikan Dugaan Korupsi Chromebook Nasional
UPI Dikritik Usai Gunakan Bahasa Inggris dalam Sumpah Rektor
Mengapa Edukasi Kesehatan Butuh Peran Komunitas?
Dokumen 1992 Jadi Senjata Aceh Rebut Empat Pulau
Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini
Kasus Dugaan Korupsi NTB Convention Center, Kajati Angkat Bicara Soal Peluang TGB Jadi Tersangka
Hadiah Hari Buruh, Presiden Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK
Suarakan Dukungan ke Palestina, Presiden Prabowo Subianto Pidato Penuh Semangat di Parlemen Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:55 WIB

Jurist Tan Mangkir Dari Panggilan Penyidikan Dugaan Korupsi Chromebook Nasional

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:05 WIB

UPI Dikritik Usai Gunakan Bahasa Inggris dalam Sumpah Rektor

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:19 WIB

Mengapa Edukasi Kesehatan Butuh Peran Komunitas?

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:17 WIB

Dokumen 1992 Jadi Senjata Aceh Rebut Empat Pulau

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:56 WIB

Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini

Berita Terbaru