INDONESIARAYA.CO.ID – Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima silaturahmi Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan beserta jajaran di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Sabtu, 8 April 2023.
Usai pertemuan yang dilakukan tertutup tersebut, Prabowo mengatakan bahwa silaturahmi ini merupakan sarana bagi kedua partai untuk saling bertukar pandangan dan mencari format terbaik untuk rakyat Indonesia.
Lebih lanjut Prabowo menegaskan jika mereka sepakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan, semata demi kemajuan Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gibran ke Papua, PDI Perjuangan: Jangan Cuma Modal Gaya!
Pengunduran Dìrinya yang Tak Disetuǰui Presiden Prabowo Subianto, Ini Respons Kepala PCO Hasan Nasbi
Hadiah Hari Buruh, Presiden Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Silaturahmi sekaligus diskusi kebangsaan pada akhir pekan bersama saudaraku Ketua Umum Zulkifli Hasan beserta unsur pimpinan Partai Amanat Nasional.”
“Kami sepakat untuk selalu memperkuat komitmen kebangsaan dan terus melanjutkan untuk bekerja sama.”
“Demi kemajuan bangsa dan rakyat Indonesia,” demikian pernyataan Prabowo dikutip dari akun Instagram resminya, @prabowo.
Baca Juga:
Suarakan Dukungan ke Palestina, Presiden Prabowo Subianto Pidato Penuh Semangat di Parlemen Turki
Ketum PAN Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas ini juga mengungkapkan hal senada.
Ia sepakat bahwa silaturahmi ini dilakukan dalam upaya memperkuat komitmen kebangsaan demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dan besar.
Zulhas menambahkan, untuk mencapai tujuan tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
Dibutuhkan sebuah kebersamaan dalam koalisi besar, yang kerap ia sebut dengan nama Koalisi Kebangsaan.
Baca Juga:
Sambut Bahagia Makan Bergizi Gratis, Warga Distrik Homeyo Papua Tengah:Terima Kasih Bapak Prabowo
Presiden Prabowo Subianto Sebut Tidak Ada Kemakmuran Tanpa Pemerintah yang Bersih dan Adil
Perwakilan Kerajaan Inggris Sambut Presiden Prabowo Subianto Saat Tiba di London
“Negara besar tidak mungkin diurus satu (atau) dua, tapi harus besar juga yang urus, yang kadang-kadang saya sebut Koalisi Kebangsaan.”
“Karena kita perlu kebersamaan untuk memajukan negeri ini. Tentu, semua ini di bawah orkestra komando Pak Jokowi. Kita bisa meletakkan dasar, pondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju,” jelas Zulhas.
Untuk itu, dengan pengalaman panjang yang dimiliki Gerindra dan PAN, Zulhas berharap tujuan tersebut dapat terwujud dan dibahas dalam sejumlah silaturahmi atau pertemuan yang akan datang.
“Dengan Gerindra, kami (PAN) punya pengalaman panjang. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus akan kita lanjutkan,” ungkap Zulhas.***














