NUSRARAYA.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menginginkan kemiskinan hilang dari Indonesia.
Menurutnya, diperlukan tekad yang tulus untuk merealisasikan hal tersebut.
“Kita harus punya keberanian, bertekad, jangan ragu-ragu mengatakan kemiskinan harus kita hilangkan dari bumi nusantara ini,” ujar Prabowo.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Ramah Lingkungan dan Pajak Terjangkau, Ini Dia Kelebihan dan Tips Membeli Mobil Listrik!
Wapres Gibran Siap Meriahkan Malam Penutupan FORNAS di NTB
Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri deklarasi dukungan relawan Pedagang Indonesia Maju, Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Ia meyakini pengentasan kemiskinan dari Indonesia bisa saja dilakukan dalam lima tahun
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Nilai Pemerintah Saat Ini Telah Torehkan Langkah yang Utamakan Kepentingan Masyarakat
Baca Juga:
Gibran ke Papua, PDI Perjuangan: Jangan Cuma Modal Gaya!
Letusan Gunung Lewotobi Picu Hujan Abu dan Status Awas di Flores
Namun, dibutuhkan tekad yang tulus untuk mewujudkannya dengan mengelola sumber kekayaan negara secara baik dan benar agar dapat menyejahterakan rakyat.
“Apakah ini bisa kita capai dalam lima tahun? Mungkin bisa, tapi kita harus bertekad untuk itu.”
“Keberhasilan akan datang kalau kita punya tekad yang benar, jelas, dan tulus,” tuturnya.
Lihat juga konten video, di sini: Takjub Kenkulus Ingin Jadi Insinyur Pesawat, Prabowo: Semoga Kelak Bisa Harumkan Indonesia
Baca Juga:
Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini
“Karena kekayaan yang ada, sekarang tinggal kita, pandai atau tidak, mengatur dan berjuang bahkan kekayaan itu bisa dinikmati oleh seluruh rakyat indonesia,” sambungnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, program-program prioritas yang ia canangkan untuk menjadi pemimpin RI nanti merupakan sebuah straregi transformasi bangsa untuk menjad maju, kuat, dan makmur.
“Kita ingin menjadi bangsa yang maju, bangsa yang kuat, bangsa yang makmur, bangsa yang tidak mengizinkan rakyatnya tetap miskin,” tegas Prabowo.***











