NUSRARAYA.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut partainya adalah milik semua anak bangsa.
PAN, kata Zulkifli Hasan, memang lahir dari rahim Muhammadiyah.
Namun, perjuangan Muhammadiyah adalah untuk seluruh bangsa, sehingga inklusivitas adalah mandat dari perjuangan tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Ramah Lingkungan dan Pajak Terjangkau, Ini Dia Kelebihan dan Tips Membeli Mobil Listrik!
Trump Umumkan Indonesia Beli Energi & 50 Boeing, Tarif Ekspor Turun
Letusan Gunung Lewotobi Picu Hujan Abu dan Status Awas di Flores

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PAN melintasi batas-batas ormas, agama, suku, bahasa, warna kulit. PAN adalah milik semua anak bangsa, sebagaimana logo kami Matahari,” kata Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan dalam pidato politiknya menyampaikan hal itu saat Peringatan HUT Ke-25 PAN di Senayan, Jakarta, Senin (28/8/2023) malam.
Baca artikel lainnya di sini: Cak Imin Tanggapi Soal Perubahan Nama Parpol Pendukung Prabowo Menjadi Koalisi Indonesia Maju
Baca Juga:
Pabrik Coca Cola di Bali Tutup, Penjualan Terjun Bebas
Ketika Pendidikan Dijadikan Proyek: Dugaan Korupsi Chromebook, Tiga Eks Stafsus Diperiksa Pekan Ini
Zulkifli Hasan menjelaskan Matahari pada logo PAN memiliki filosofi sebagai lambang dari pemberi kasih sayang dan kehidupan bagi siapa pun.
“Matahari filosofinya memberikan kasih sayang, memberikan kehidupan, memberikan cintanya kepada siapa saja tanpa pandang bulu, tanpa pilih-pilih. Itulah Partai Amanat Nasional,” ujar Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan pun menyebut PAN merupakan partai yang menerapkan budaya demokrasi, egaliter, dan sistem merit.
Hal itu katanya terlihat dari banyaknya anak muda yang bergabung dengan partai tersebut.
“Lihat tadi, muda semua, kenapa? Karena partai ini menerapkan kultur demokrasi, egaliter, merit system.”
“Di samping mengakomodasi dan mengakselerasi keterlibatan generasi baru politik Indonesia,” ucap Zulkifli Hasan.
Pasca-25 tahun PAN berdiri, Zulhas meminta para kader untuk terlibat aktif dalam pemajuan bangsa dan negara, serta memastikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat.
“Menciptakan tatanan bernegara yang adil dan berdaulat, sebagaimana visi Partai Amanat Nasional untuk bangsa ini ke depan adalah kemajuan dan kedaulatan,” sambung Ketua Umum PAN itu.
Menutup pidato politiknya, Zulkifli Hasan memandatkan kader untuk memperjuangkan ide-ide kemajuan negeri.
Zulkifli Hasan meminta kader bekerja secara serius dan bersungguh-sungguh, terutama dalam membantu dan menyejahterakan rakyat.
“Menangkan pemilu legislatif, menangkan pilpres. Lihatlah Matahari telah tinggi di ufuk timur, lambungkan Matahari tepat di atas kepala kita, Matahari tertinggi, Matahari di jam 12 pas,” pesan Zulkifli Hasan.***















